Ahad, 7 Jun 2015

Awas Bahaya! Pengguna gadget Harus Tahu

Awas...Radiasi Bebas di Tangan Anda


Tak terbayangkan berapa banyak radiasi yang ada di sekeliling kita, tanpa disadaripun kita turut sebagai penyumbang radiasi, hemm . . manusia sumber radiasikah? tidak tentunya, segala macam gadget yang selalu menjadi teman kesayangan kita ternyata dalam jangka panjang dapat menjadi musuh utama kita apabila digunakan secara berlebihan.
Teman radiasi yang sangat dekat ialah handphone, alat komunikasi semua kalangan. Bahkan anak-anakpun sudah mahir menggunakannya. Pada saat kita menerima atau melakukan sms/telpon handphone akan memancarkan gelombang elektromagnetik agar dapat berkomunikasi dengan pemancar operator terdekat.
Dalam jumlah kecil radiasi ini tidak berbahaya bagi manusia, tetapi dalam jumlah yang besar akan sangat membahayakan bagi kesehatan manusia.
Besarnya radiasi handphone dinyatakan dengan SAR (Specific absorption rate). SAR adalah nilai maksimum radiasi yang diserap oleh tubuh per satuan berat). FCC (salah satu lembaga di AS) menentukan besarnya SAR untuk handphone adalah maksimal sebesar 1,6 W/kg. Negara-negara di Eropa (European Union) menetapkan besarnya SAR maksimal adalah sebesar 2 W/kg.
Penelitian WHO tentang resiko cancer otak yang ditimbulkan oleh radiasi handphone menunjukkan bahwa radisi yang ditimbulkan tidak terlalu besar untuk dikhawatirkan. Namun penelitian baru yang dilakukan oleh India malah sebaliknya. Prof.Kurish Kumar sang peneliti menyebutkan adanya ancaman cancer untuk remaja dan anak-anak karena radiasi handphone ini, dia juga mengatakan bahaya radiasi juga terdapat disekitar menara Base Transceiver Station (BTS). Berikut kutipannya “Satu BTS bisa memancarkan daya 50-100Watt. Negara yang punya banyak operator selular seperti india bisa terpapar daya hingga 200-400Watt. Radiasinya tidak bisa dianggap remeh, bisa sangat mematikan”. Bagaimana dengan Malaysia ? Bukankah operator selularnya begitu banyak ?

Dari pernyataan diatas, berikut dampak radiasi handphone dan menara BTS tersebut :
1. Resiko kanker otak pada anak-anak dan remaja meningkat 400% akibat penggunaan ponsel. Makin muda umur pengguna ponsel, makin besar resiko yang didapat.
2. Pada orang dewasa penggunaan ponsel 30menit/hari selama 10 tahun dapat meningkatkan resiko kanker dan acoustic neuroma (sejenis tumor yang menyebabkan tuli).
3. Radiasi ponsel juga dapat menurunkan produksi sperma laki-laki sampai 30%.
4. Frekuensi radio pada ponsel juga menyebabkan perubahan DNA pada tubuh dan melepas radikal bebas. Radikal bebas bersifat karsinogenik atau pemicu kanker.
5. Medan elekromagnetik disekitar menara BTS dapat mengurangi sistem kekebalan tubuh, akibatnya tubuh mengalami reaksi alergi seperti ruam dan gatal-gatal.
6. Akibat pemakaian ponsel yang berlebihan , frekuensi radio yang digunakan (900 MHz, 1800 MHz and 2450 MHz) dapat meningkatkan temperatur di lapisan mata sehingga memicu kerusakan kornea.
7. Risiko kelenjar air ludah meningkat akibat penggunaan ponsel secara berlebihan.
8. Medan magnetik di sekitar ponsel yang menyala bisa memicu kerusakan sistem syaraf yang berdampak pada gangguan tidur. Dalam jangka panjang kerusakan itu dapat mempercepat kepikunan.
9. Medan elektromagnetik di sekitar BTS juga berdampak pada lingkungan hidup. Burung dan lebah juga mengalami disorientasi atau kehilangan arah sehingga mudah stress karena tidak bisa menemukan jalan pulang ke sarang mereka.


Dari maklumat SKMM penggunaan TelePhone (hp) Terdapat sebanyak 40 Jutaan pendaftaran. Sedangkan penduduk Malaysia dalam linkungan 30 Juta orang sahaja. Amatlah penting untuk kita mengurangkan Kesan rediasi ini kehidupan Keluarga kita. Masih banyak bahaya radiasi handphone yang “mungkin” saja sudah diketahui kita bersama tapi masih sangat sulit sekali memisahkan handphone dari kehidupan masyarakat. Saat ini sudah 3 milion orang memakai handphone diseluruh dunia (dan masih akan terus bertambah), bayangkan radiasi yang ditimbulkan dari setiap handphone tersebut apabila digabungkan. Bahkan angka ini lebih besar daripada pengguna rokok. Seperti telah diketahui pengguna rokok meninggal 5 juta orang setiap tahunnya. Bagaimana dengan penggunaan handphone ? kita bisa lihat dalam jangka waktu ke depan.
Saat ini badan lingkungan eropa telah mendorong untuk menyelidik lebih lanjut. Badan independen ini mengungkapkan bahaya readiasi bebas lebih berbahaya dari  merokok, dan gas petrol. Kepala sebuah penelitian cancer terkemuka di University of Pittsburgh mengirim memo kepada seluruh karyawan mendesak mereka untuk membatasi penggunaan telephone seluler karena kemungkinan resiko cancer.
Sangat sulit memang melepaskan “teman setia” dalam hidup kita, tapi kalau itu sangat berbahaya bagi kesihatan manusia. Wajib dipikirkan lagi ya kawan. Untuk, tidak dapat dinafikan kalau handphone sangat Penting komunikasi kita dengan orang-orang sekitar, maka dari itu, ada beberapa tips dari Ann Louise Gittleman, PhD, penulis buku bestseller versi harian New York Times, Zapped untuk meminimalisasi radiasi bebas telephone :
1. Aktifkan speaker
Menggunakan speaker saat berbicara akan mengurangi energi dan tingkat kekuatan radiasi handphone. Semakin jauh dari antena handphone maka semakin sedikit radiasinya. Kabel headset pada banyak ponsel juga bisa digunakan untuk antena, sehingga penggunaan headsetpun tidak bisa meminimalkan radiasi handphone.
2. Lebih baik SMS-an saja
SMS mengurangi paparan radiasi, karena terhindar dari kepala dan tubuh kita, tapi jangan memangku handphone tsb. Karena pada kaum Adam boleh menyebabkan merusak vitalitas dan motilitas, volume sperma akan meningkat, sehingga tak akan baik pengaruhnya untuk rahim.
3. Pilih profile OFFLINE mode
Saat tidak digunakan usahakan handphone dimatikan, atau paling tidak pilih offline mode, standalone, atau flightmode yang akan mematikan transmitternya.
4. Gunakan Bergilir-gilir di antara telinga kanan dan kiri
Pada saat menelepon jangan terpaku dengan satu pendengaran saja, harus diimbangkan antara telinga kanan dan kiri, secara Bergilir-gilir. Hal ini boleh mengurangkan paparan pada satu sisi Pendengaran saja, yang sering dikaitkan dengan meningkatnya risiko tumor otak dan cancer kelenjar ludah pada telinga yang sering digunakan untuk mendengarkan Telefhone.
5. Hindari ruang sempit
Karena akan menyebabkan radiasi terpusat pada ruangan tersebut.
6. Perhatikan signal Hp anda
Jangan menggunakan hp ketika signal lemah, atau ketika Anda sedang memandu di dalam kenderaan yang melaju sangat cepat (kereta api juga termasuk). Pada saat signal lemahpun usahakan tidak untuk menerima telepon, karena handphone akan sangat bekerja keras untuk mencari sinal, dan ini meningkatkan gelombang radiasi 1000 kali ganda dari handphone




Kunjungi page kami di https://www.facebook.com/HalalNiaga
terima kasih kerana surport kami untuk terus berkarya ....